Penjernihan Air Dengan Tawas Termasuk Sifat Koloid

Hidup sehat dimulai dari konsumsi air yang berkualitas. Air yang tercemar dapat menyebabkan berbagai penyakit. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memperhatikan kualitas air yang kita konsumsi. Salah satu cara untuk memperoleh air yang bersih adalah dengan menggunakan tawas. Tawas memiliki sifat koloid yang sangat bermanfaat dalam penjernihan air. Yuk, simak informasi lengkapnya di bawah ini!

Apa itu Tawas?

Tawas, atau yang lebih dikenal dengan alum, adalah senyawa yang banyak digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Senyawa ini memiliki sifat koloid yang baik untuk memperoleh air yang bersih. Tawas memiliki formula kimia KAl(SO4)2.12H2O dan memiliki struktur kristal.

Bagaimana Tawas Bekerja dalam Penjernihan Air?

Tawas memiliki sifat koloid, yaitu partikelnya sangat kecil sehingga tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Ketika tawas dicampurkan dengan air yang tercemar, partikel-partikel tawas akan bereaksi dengan kotoran yang ada dalam air dan membentuk flok. Flok ini akan mengendap di dasar wadah penampungan air dan air yang di atasnya akan jernih.

Keuntungan Menggunakan Tawas dalam Penjernihan Air

Tawas merupakan alternatif yang lebih murah dan mudah digunakan dibandingkan dengan teknologi penjernihan air modern. Selain itu, penjernihan air dengan tawas juga ramah lingkungan karena tidak memerlukan energi listrik atau bahan kimia berbahaya.

Proses Penjernihan Air dengan Tawas

Proses penjernihan air dengan tawas cukup mudah. Pertama, masukkan air yang akan dijernihkan ke dalam wadah penampung. Kemudian, campurkan tawas ke dalam air tersebut dan aduk hingga merata. Diamkan selama 1-2 jam hingga flok terbentuk dan air menjadi jernih. Akhirnya, saring air dengan menggunakan kain atau saringan untuk menghilangkan flok yang terbentuk.

Frequently Asked Questions (FAQ)

1. Apakah aman untuk menggunakan air yang telah dijernihkan dengan tawas?

Jawab: Ya, air yang dijernihkan dengan tawas aman untuk digunakan. Namun, pastikan untuk tidak menggunakan tawas dalam jumlah yang berlebihan karena dapat mengubah pH air dan menyebabkan masalah kesehatan.

2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengendapkan flok?

Jawab: Waktu yang dibutuhkan untuk mengendapkan flok bergantung pada jumlah tawas yang digunakan dan kualitas air yang akan dijernihkan. Secara umum, waktu yang dibutuhkan adalah sekitar 1-2 jam.

3. Apakah tawas hanya dapat digunakan untuk penjernihan air?

Jawab: Tawas bisa digunakan untuk kebutuhan lain seperti proses pengolahan makanan, pengawetan sayuran, dan pewarnaan tekstil.

Kesimpulan

Tawas merupakan alternatif yang murah dan mudah digunakan dalam penjernihan air. Sifat koloid pada tawas memungkinkan terbentuknya flok yang dapat mengendapkan kotoran dalam air. Selain itu, penjernihan air dengan tawas juga ramah lingkungan dan tidak memerlukan bahan kimia berbahaya. Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk menggunakan tawas dalam menjaga kualitas air yang kamu konsumsi setiap hari.Terima kasih sudah membaca artikel ini. Baca juga artikel menarik lainnya di situs kami!