Pemberian Tawas Pada Proses Penjernihan Air Minum Dimaksudkan Untuk

Air minum merupakan sumber kehidupan bagi manusia. Kualitas air minum yang baik harus memenuhi syarat-syarat tertentu seperti tidak mengandung bahan kimia berbahaya, tidak berbau dan berwarna, serta tidak mengandung bakteri. Namun, kualitas air minum sering terganggu akibat pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, perlu adanya pengolahan air minum sebelum dikonsumsi. Salah satu cara penjernihan air minum adalah dengan menggunakan tawas sebagai koagulan. Pemberian tawas pada proses penjernihan air minum dimaksudkan untuk mengatasi pencemaran air dan meningkatkan kualitas air minum.

1. Mengatasi Pencemaran Air

Air yang tercemar oleh bakteri, virus, dan bahan kimia berbahaya sangat berbahaya untuk dikonsumsi. Pemberian tawas pada proses penjernihan air minum dapat membantu mengatasi pencemaran air. Tawas bertindak sebagai koagulan yang berguna untuk mengumpulkan partikel-partikel kotoran di dalam air sehingga mudah untuk diendapkan dan dihilangkan.

2. Meningkatkan Kualitas Air Minum

Pemberian tawas pada proses penjernihan air minum dapat meningkatkan kualitas air minum. Setelah ditambahkan tawas, partikel-partikel kotoran di dalam air akan mengendap sehingga air menjadi lebih jernih dan bersih. Air yang jernih dan bersih akan mempengaruhi rasa dan aroma air menjadi lebih baik.

3. Mencegah Penyakit Akibat Air Tercemar

Air yang tercemar dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti diare, kolera, dan typhoid. Pemberian tawas pada proses penjernihan air minum dapat membantu mencegah penyakit akibat air tercemar. Setelah ditambahkan tawas, partikel-partikel kotoran di dalam air akan mengendap dan bakteri serta virus akan terjebak sehingga tidak dapat bertahan hidup di dalam air.

4. Hemat Biaya Produksi Air Minum

Pemberian tawas pada proses penjernihan air minum dapat menghemat biaya produksi air minum. Tawas adalah bahan koagulan yang murah dan mudah didapatkan. Sehingga, penggunaan tawas dalam proses penjernihan air minum dapat membantu mengurangi biaya produksi air minum.

5. Menjaga Kehalusan Pipa Distribusi Air

Air yang masih terdapat partikel-partikel kotoran tersuspensi di dalamnya akan menyebabkan tersumbatnya pipa distribusi air. Hal ini dapat mempengaruhi kualitas air yang keluar dari keran rumahmu. Pemberian tawas pada proses penjernihan air minum dapat membantu menjaga kehalusan pipa distribusi air.

6. Meningkatkan Kinerja Sistem Penjernihan Air

Pemberian tawas pada proses penjernihan air minum dapat meningkatkan kinerja sistem penjernihan air. Tawas berguna untuk mengumpulkan partikel-partikel kotoran di dalam air sehingga mudah untuk diendapkan dan dihilangkan. Hal ini akan membantu sistem penjernihan air bekerja lebih efektif dan efisien.

7. Mudah Diterapkan

Pemberian tawas pada proses penjernihan air minum sangat mudah diterapkan. Tawas dapat ditambahkan langsung ke dalam air dan diaduk hingga rata. Setelah itu, air perlu didiamkan beberapa saat agar partikel-partikel kotoran terendapkan. Kemudian, air yang sudah jernih dapat dipisahkan dari endapan kotoran.

8. Ramah Lingkungan

Pemberian tawas pada proses penjernihan air minum sangat ramah lingkungan. Tawas adalah bahan koagulan yang berasal dari alam dan tidak berbahaya bagi lingkungan. Sehingga, menggunakan tawas dalam proses penjernihan air minum tidak akan merusak lingkungan.

Kesimpulan

Pemberian tawas pada proses penjernihan air minum sangatlah penting untuk mengatasi pencemaran air dan meningkatkan kualitas air minum. Tawas bertindak sebagai koagulan yang berguna untuk mengumpulkan partikel-partikel kotoran di dalam air sehingga mudah untuk diendapkan dan dihilangkan. Pemberian tawas pada proses penjernihan air minum juga dapat meningkatkan kinerja sistem penjernihan air, hemat biaya produksi air minum, serta ramah lingkungan. Dengan adanya pemberian tawas pada proses penjernihan air minum, diharapkan dapat memperoleh air minum yang berkualitas dan aman untuk dikonsumsi.

FAQ

Q: Apakah tawas berbahaya bagi kesehatan?
A: Tidak, tawas adalah bahan koagulan yang aman digunakan pada proses penjernihan air minum.

Q: Bagaimana cara menghitung dosis tawas yang dibutuhkan?
A: Dosis tawas yang dibutuhkan tergantung pada kondisi air yang akan dijernihkan. Konsultasikan dengan ahli untuk mengetahui dosis tawas yang tepat.

Q: Apakah pemberian tawas dapat menghilangkan semua jenis pencemaran pada air?
A: Tidak, pemberian tawas hanya dapat mengatasi pencemaran yang berupa partikel-partikel kotoran di dalam air.

Q: Apakah air yang telah dijernihkan dengan tawas dapat langsung dikonsumsi?
A: Setelah proses penjernihan selesai, air perlu disaring atau didiamkan beberapa saat agar endapan kotoran terpisah dari air yang jernih. Air yang sudah jernih baru dinyatakan aman untuk dikonsumsi.

Q: Dapatkah tawas digunakan pada proses penjernihan air minum skala besar?
A: Ya, tawas dapat digunakan pada proses penjernihan air minum skala besar dengan menggunakan sistem pencampur tawas secara otomatis.

Terima kasih sudah membaca artikel ini. Silahkan baca artikel lainnya.