Contoh Laporan Praktikum Penjernihan Air

Penjernihan air adalah proses untuk menghilangkan kotoran dalam air sehingga air menjadi bersih dan aman untuk digunakan. Dalam praktikum ini, kamu akan belajar tentang proses penjernihan air dan bagaimana melakukan pengujian untuk mengetahui tingkat kebersihan air.

Persiapan

Sebelum melakukan praktikum, kamu harus mempersiapkan bahan dan alat yang diperlukan. Bahan yang dibutuhkan antara lain air keran, pasir, batu kerikil, arang aktif, dan clorin atau air kapur. Alat yang dibutuhkan antara lain ember, corong, kain kasa, dan gelas ukur.

Proses Penjernihan

Proses penjernihan air terdiri dari beberapa tahapan, yaitu filtrasi, koagulasi, pengendapan, dan penyaringan. Pertama-tama, air keran yang akan dijernihkan dimasukkan ke dalam ember dan dilewatkan melalui corong yang diberi kain kasa sebagai filter. Selanjutnya, air yang sudah difiltrasi dicampur dengan koagulan seperti kapur atau clorin untuk membantu menggumpalkan kotoran dalam air. Setelah itu, air didiamkan selama beberapa jam untuk memisahkan kotoran yang telah menggumpal dan mengendap di dasar ember. Akhirnya, air yang telah mengendap tersebut disaring melalui lapisan pasir, batu kerikil, dan arang aktif untuk memastikan air benar-benar bersih.

Pengujian Air

Untuk mengetahui tingkat kebersihan air yang telah dijernihkan, kamu bisa melakukan pengujian dengan menggunakan tes kit. Tes kit tersebut dapat mengukur kadar pH, klorin, nitrit, dan nitrat dalam air. Hasil pengujian akan menunjukkan apakah air sudah cukup bersih dan aman untuk digunakan.

Analisis Data

Setelah melakukan pengujian, kamu dapat menganalisis data untuk mengetahui tingkat kebersihan air yang telah dijernihkan. Jika hasil pengujian menunjukkan kadar pH, klorin, nitrit, dan nitrat dalam air sudah sesuai dengan standar yang berlaku, maka air tersebut sudah aman untuk digunakan.

Kesimpulan

Dalam praktikum penjernihan air, kamu telah belajar tentang proses penjernihan dan pengujian untuk mengetahui tingkat kebersihan air. Proses penjernihan meliputi filtrasi, koagulasi, pengendapan, dan penyaringan. Sedangkan pengujian dapat dilakukan dengan tes kit untuk mengukur kadar pH, klorin, nitrit, dan nitrat dalam air. Dengan memahami proses penjernihan dan pengujian ini, kamu dapat memastikan air yang digunakan aman dan bersih.

FAQ

Q: Apa yang harus dilakukan jika hasil pengujian menunjukkan kadar pH, klorin, nitrit, dan nitrat dalam air tidak sesuai dengan standar yang berlaku?A: Jika hasil pengujian menunjukkan kadar pH, klorin, nitrit, dan nitrat dalam air tidak sesuai dengan standar yang berlaku, maka air tersebut masih belum aman untuk digunakan. Sebaiknya kamu mengulangi proses penjernihan dan pengujian untuk memastikan air yang digunakan benar-benar bersih dan aman.