Cara Merawat Air Kolam Renang Agar Tetap Jernih

Siapa yang tidak suka berenang di kolam renang? Namun, kolam renang yang kotor dan keruh tentu tidak menyenangkan. Oleh karena itu, kita perlu memperhatikan cara merawat air kolam renang agar tetap jernih. Dalam artikel ini, kamu akan mendapatkan informasi lengkap mengenai cara merawat air kolam renang yang dapat kamu terapkan di rumah.

1. Menjaga PH Air Kolam Renang

PH air kolam renang merupakan pengukuran seberapa asam atau basa air kolam renangmu. PH yang ideal untuk air kolam renang adalah 7.2 hingga 7.8. Jika PH air kolam renang terlalu rendah, maka air kolam renang akan terasa asam dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Sebaliknya, jika PH terlalu tinggi, maka air kolam renang akan terasa basa dan dapat merusak peralatan kolam renangmu.Untuk menjaga PH air kolam renang, kamu bisa menggunakan alat pengukur PH yang banyak tersedia di pasaran. Jika PH air kolam renang terlalu rendah, kamu bisa menambahkan penyeimbang PH ke dalam air kolam renang. Sebaliknya, jika PH terlalu tinggi, kamu bisa menambahkan asam muriatik ke dalam air kolam renang.

2. Menjaga Kadar Kaporit

Kaporit merupakan bahan kimia yang digunakan untuk membunuh bakteri dan virus di kolam renang. Kadar kaporit yang ideal untuk kolam renang adalah 1 hingga 3 ppm. Namun, jika kadar kaporit terlalu tinggi, maka air kolam renang akan terasa sangat berbahaya bagi kesehatan.Untuk menjaga kadar kaporit di dalam air kolam renang, kamu bisa menggunakan alat ukur kaporit yang tersedia di pasaran. Jika kadar kaporit terlalu rendah, kamu bisa menambahkan kaporit ke dalam air kolam renang. Sedangkan, jika kadar kaporit terlalu tinggi, kamu bisa menambahkan air ke dalam air kolam renang untuk menurunkan kadar kaporit.

3. Menjaga Kadar Alkali

Alkali merupakan bahan kimia yang digunakan untuk menjaga kestabilan PH air kolam renang. Kadar alkali yang ideal untuk kolam renang adalah antara 80 hingga 120 ppm. Jika kadar alkali terlalu rendah, maka PH air kolam renang akan menjadi tidak stabil dan sulit untuk diatur.Untuk menjaga kadar alkali di dalam air kolam renang, kamu bisa menggunakan alat ukur alkali yang tersedia di pasaran. Jika kadar alkali terlalu rendah, kamu bisa menambahkan soda ash ke dalam air kolam renang. Sebaliknya, jika kadar alkali terlalu tinggi, kamu bisa menambahkan asam muriatik ke dalam air kolam renang.

4. Menggunakan Alat Penjernih Air Kolam Renang

Alat penjernih air kolam renang seperti filter dan pompa sangat penting untuk menjaga kebersihan air kolam renang. Filter digunakan untuk menyaring kotoran yang terdapat di dalam air kolam renang, sedangkan pompa digunakan untuk mengalirkan air kolam renang ke dalam filter.Untuk menjaga kebersihan filter dan pompa, kamu perlu membersihkan keduanya secara teratur. Kamu bisa membersihkan filter dan pompa dengan menggunakan air bersih dan sabun pembersih yang tidak mengandung bahan kimia yang keras.

5. Membersihkan Dinding Kolam Renang

Selain menggunakan alat penjernih air kolam renang, kamu juga perlu membersihkan dinding kolam renang secara teratur. Kamu bisa membersihkan dinding kolam renang dengan menggunakan sikat khusus kolam renang dan pembersih dinding kolam renang yang tidak mengandung bahan kimia yang keras.Membersihkan dinding kolam renang secara teratur dapat mencegah timbulnya lumut dan jamur di dalam air kolam renang.

6. Mengganti Air Kolam Renang Secara Teratur

Meskipun kamu sudah merawat air kolam renang dengan baik, kamu tetap perlu mengganti air kolam renang secara teratur. Air kolam renang yang sudah lama digunakan akan terkontaminasi oleh kotoran dan zat kimia yang terdapat di dalam air kolam renang.Untuk menjaga kebersihan air kolam renang, kamu perlu mengganti air kolam renang setidaknya sekali dalam 3 bulan.

7. Menjaga Kebersihan Area Sekitar Kolam Renang

Selain menjaga kebersihan air kolam renang, kamu juga perlu menjaga kebersihan area sekitar kolam renang. Kamu bisa membersihkan area sekitar kolam renang dengan menggunakan sapu dan air bersih.Memiliki area sekitar kolam renang yang bersih dapat mencegah masuknya kotoran dan debu ke dalam air kolam renang.

8. Menghindari Penggunaan Zat Kimia yang Tidak Diperlukan

Terakhir, kamu perlu menghindari penggunaan zat kimia yang tidak diperlukan di dalam air kolam renang. Penggunaan zat kimia yang tidak diperlukan dapat merusak kestabilan PH air kolam renang dan menimbulkan masalah kesehatan.Untuk menjaga kebersihan air kolam renang, kamu hanya perlu menggunakan bahan kimia yang diperlukan dan mengikuti petunjuk penggunaannya dengan benar.

Kesimpulan

Merawat air kolam renang agar tetap jernih membutuhkan perawatan yang teratur dan ketat. Kamu perlu menjaga PH, kadar kaporit, dan kadar alkali di dalam air kolam renang, menggunakan alat penjernih air kolam renang, membersihkan dinding kolam renang secara teratur, mengganti air kolam renang secara teratur, menjaga kebersihan area sekitar kolam renang, dan menghindari penggunaan zat kimia yang tidak diperlukan.Dengan menerapkan cara merawat air kolam renang yang tepat, kamu dapat menikmati berenang di kolam renang yang bersih dan jernih.

FAQ

Q: Berapa kali saya perlu mengganti air di dalam kolam renang?
A: Kamu perlu mengganti air kolam renang setidaknya sekali dalam 3 bulan.

Q: Apakah saya perlu membersihkan dinding kolam renang?
A: Ya, kamu perlu membersihkan dinding kolam renang secara teratur untuk mencegah timbulnya lumut dan jamur di dalam air kolam renang.

Q: Apakah saya perlu menggunakan zat kimia yang diperlukan?
A: Ya, kamu perlu menggunakan zat kimia yang diperlukan dan mengikuti petunjuk penggunaannya dengan benar untuk menjaga kebersihan air kolam renang.

Terima kasih telah membaca artikel ini. Silahkan baca artikel lainnya mengenai tips dan trik di bidang lainnya.