Cara Menjernihkan Air Hujan Dengan Bahan Yang Mudah Didapatkan

Air hujan merupakan sumber daya alam yang tidak terbatas dan gratis. Namun, air hujan yang tidak terjaga kebersihannya dapat menyebabkan masalah kesehatan, terutama jika digunakan untuk konsumsi manusia. Oleh karena itu, kamu perlu tahu cara menjernihkan air hujan dengan bahan yang mudah didapatkan.

1. Gunakan Ember dan Kain Saring

Salah satu cara paling sederhana untuk menjernihkan air hujan adalah dengan menggunakan ember dan kain saring. Caranya, masukkan air hujan ke dalam ember dan biarkan selama beberapa hari agar kotoran yang mengendap bisa terpisah dari air. Setelah itu, saring air dengan kain saring yang telah dibersihkan.

2. Gunakan Arang Aktif

Arang aktif dapat membantu menjernihkan air hujan dengan menyerap bau, rasa, dan zat-zat yang berbahaya. Caranya, masukkan beberapa butir arang aktif ke dalam ember berisi air hujan dan biarkan selama beberapa jam. Setelah itu, saring air hujan dengan kain saring.

3. Gunakan Kulit Jeruk

Kulit jeruk mengandung senyawa yang dapat membantu mengendapkan kotoran dalam air hujan. Caranya, rebus kulit jeruk dalam air selama beberapa menit hingga air berubah warna menjadi kekuningan. Setelah itu, dinginkan dan saring air dengan kain saring.

4. Gunakan Kayu Sugi

Kayu sugi mengandung senyawa antibakteri yang dapat membantu menjernihkan air hujan. Caranya, rebus kayu sugi dalam air selama beberapa menit hingga air berubah warna menjadi cokelat kekuningan. Setelah itu, dinginkan dan saring air dengan kain saring.

5. Gunakan Kapur Barus

Kapur barus dapat membantu mematikan bakteri dan menjernihkan air hujan. Caranya, masukkan beberapa butir kapur barus ke dalam ember berisi air hujan dan biarkan selama beberapa jam. Setelah itu, saring air hujan dengan kain saring.

6. Gunakan Daun Sirih

Daun sirih mengandung senyawa antibakteri yang dapat membantu menjernihkan air hujan. Caranya, rebus daun sirih dalam air selama beberapa menit hingga air berubah warna menjadi hijau kekuningan. Setelah itu, dinginkan dan saring air dengan kain saring.

7. Gunakan Garam

Garam dapat membantu mematikan bakteri dan mengendapkan kotoran dalam air hujan. Caranya, masukkan beberapa sendok makan garam ke dalam ember berisi air hujan dan biarkan selama beberapa jam. Setelah itu, saring air hujan dengan kain saring.

8. Gunakan Air Jeruk Nipis

Air jeruk nipis mengandung senyawa antibakteri dan asam yang dapat membantu menjernihkan air hujan. Caranya, campurkan air jeruk nipis ke dalam air hujan dan biarkan selama beberapa jam. Setelah itu, saring air hujan dengan kain saring.

Kesimpulan

Air hujan adalah sumber daya alam yang penting, namun perlu dijaga kebersihannya agar tidak membahayakan kesehatan manusia. Dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah didapatkan seperti ember, kain saring, arang aktif, kulit jeruk, kayu sugi, kapur barus, daun sirih, garam, dan air jeruk nipis, kamu dapat menjernihkan air hujan dengan mudah dan murah.

FAQ

1. Apakah air hujan aman untuk diminum?

Air hujan tidak selalu aman untuk diminum karena dapat terkontaminasi oleh zat-zat berbahaya seperti logam berat dan bahan kimia akibat polusi udara. Oleh karena itu, air hujan perlu dijernihkan terlebih dahulu sebelum digunakan untuk konsumsi manusia.

2. Bagaimana cara menyimpan air hujan yang telah dijernihkan?

Air hujan yang telah dijernihkan dapat disimpan dalam wadah yang bersih dan tertutup rapat. Pastikan juga wadah tersebut tidak terkena sinar matahari langsung dan jauh dari sumber polusi.

3. Apakah air hujan yang telah dijernihkan bisa digunakan untuk mandi?

Ya, air hujan yang telah dijernihkan dapat digunakan untuk mandi karena sudah bersih dari kotoran dan bakteri. Namun, pastikan juga untuk membersihkan kamar mandi secara rutin agar tidak terkontaminasi oleh bakteri dan kotoran dari lingkungan sekitar. Terima kasih sudah membaca artikel ini. Silahkan baca artikel lainnya untuk mendapatkan informasi yang bermanfaat.