Bahan Penjernih Air Dapat Dibedakan Menjadi Dua Yaitu

Apakah kamu tahu bahwa bahan penjernih air dapat dibedakan menjadi dua jenis? Masing-masing jenis memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang dua jenis bahan penjernih air tersebut dan manfaatnya.

1. Bahan Penjernih Air Fisik

Bahan penjernih air fisik adalah jenis bahan penjernih air yang bekerja dengan cara memisahkan materi padat dari air. Bahan penjernih air fisik ini sering digunakan dalam proses pengolahan air bersih, seperti filtrasi dan penyaringan. Contoh bahan penjernih air fisik yang sering digunakan adalah pasir, batu kerikil, karbon aktif, dan membran.Pasir dan batu kerikil adalah bahan penjernih air fisik yang paling umum digunakan. Kedua bahan ini bekerja dengan cara menyaring kotoran dan materi padat lainnya dari air. Sedangkan karbon aktif dan membran bekerja dengan cara menyerap kotoran dan zat kimia berbahaya dari air.

2. Bahan Penjernih Air Kimia

Bahan penjernih air kimia, seperti namanya, bekerja dengan cara menggunakan bahan kimia untuk membersihkan air. Bahan penjernih air kimia ini sering digunakan dalam industri pengolahan air minum untuk menghilangkan zat-zat berbahaya yang sulit disaring, seperti logam berat dan bakteri.Contoh bahan penjernih air kimia yang sering digunakan adalah klorin, ozon, dan ultraviolet. Bahan-bahan ini bekerja dengan cara membunuh bakteri dan virus yang ada di dalam air. Namun, penggunaan bahan penjernih air kimia ini harus dilakukan dengan hati-hati karena penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan keracunan.

FAQ tentang Bahan Penjernih Air

Apa itu bahan penjernih air?

Bahan penjernih air adalah jenis bahan yang digunakan untuk membersihkan air dari kotoran dan zat-zat berbahaya.

Apa saja jenis bahan penjernih air?

Bahan penjernih air dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu bahan penjernih air fisik dan bahan penjernih air kimia.

Bagaimana cara kerja bahan penjernih air fisik?

Bahan penjernih air fisik bekerja dengan cara memisahkan materi padat dari air melalui penyaringan dan filtrasi.

Apakah penggunaan bahan penjernih air kimia aman?

Penggunaan bahan penjernih air kimia harus dilakukan dengan hati-hati karena penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan keracunan.Kedua jenis bahan penjernih air memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Bahan penjernih air fisik bekerja dengan cara memisahkan materi padat dari air, sedangkan bahan penjernih air kimia bekerja dengan cara menggunakan bahan kimia untuk membersihkan air. Penggunaan bahan penjernih air harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari keracunan. Dengan memilih jenis bahan penjernih air yang tepat, air yang kita konsumsi dapat terbebas dari kotoran dan zat berbahaya.Terima kasih sudah membaca artikel ini. Silahkan baca artikel lainnya untuk menambah pengetahuanmu!